Aktivis Hong Kong Jimmy Lai Raih DW Freedom of Speech Award
Jimmy Lai meyakini bahwa informasi mampu membebaskan manusia dan membuka jalan menuju kebebasan. Sebagai pengusaha media dan tokoh penting dalam gerakan pro-demokrasi Hong Kong, ia bertahun-tahun menyuarakan pendapatnya meski Beijing terus memperketat kontrol. Kini, ia dibungkam dan dipenjara, dengan kemungkinan takkan kembali meraih kebebasan.
Kisahnya mencerminkan perjalanan Hong Kong: dari pelarian dari daratan China saat kecil, meraih sukses di bisnis fesyen saat kota berkembang, lalu berubah menjadi pembela kebebasan melalui surat kabarnya, Apple Daily.
Keberaniannya beropini membuatnya menjadi sasaran, dia dituduh berkolusi dengan kekuatan asing, redaksi digerebek ketika Beijing menindak aksi pro-demokrasi 2019, Apple Daily ditutup, para editor dipenjara, dan ia dihukum 20 tahun penjara. Meskipun memiliki paspor Inggris dan kesempatan meninggalkan Hong Kong, ia memilih bertahan. Akibat keberaniannya, Jimmy Lai dianugerahi penghargaan dari DW.