Ancaman Pandemi Flu Burung
22 Februari 2006Iklan
BERLIN/BANGKOK/JAKARTA: Menteri Pertanian Jerman Horst Seehofer memperkirakan, ancaman flu burung tidak akan berakhir dengan cepat. Dalam sebuah wawancara Seehofer mengatakan, sementara ini Jerman harus belajar hidup dengan kenyataan itu. Ada kemungkinan, unggas liar di daerah lain Jerman akan terjangkit virus berbahaya H5N1. Ia menambahkan, langkah-langkah telah ditempuh untuk mencegah penyebaran virus pada unggas peliharaan. Thailand memberlakukan penghentian impor unggas selama 90 hari dari tujuh negara Eropa, di antaranya Jerman. Di Indonesia dilaporkan korban ke-20 flu burung meninggal. Menurut laporan media, pemerintah Indonesia berencana membagikan obat flu burung Tamiflu pada 4.000 Puskesmas.