Cek Fakta: Klaim Trump soal Penembakan Minneapolis Keliru
9 Januari 2026
Sebuah video viral dari Minneapolis di negara bagian Minnesota, Amerika Serikat (AS), beredar luas di media sosial.
Video tersebut menunjukkan sebuah konfrontasi yang terjadi pada 7 Januari, di mana seorang petugas dari badan penegakan imigrasi AS, atau yang dikenal dengan Immigration and Customs Enforcement (ICE), menembak seorang perempuan Amerika berkulit putih berusia 37 tahun bernama Renee Nicole Good di dalam mobilnya. Ia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit tak lama kemudian.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump membagikan video lain dari insiden tersebut dan menggambarkan situasinya sebagai berikut: bahwa perempuan di dalam mobil itu menabrak petugas ICE, dan petugas tersebut tampaknya menembaknya untuk membela diri.
Tim DW Fact Check telah meneliti klaim tersebut.
Klaim:
“[…] perempuan yang mengemudikan mobil itu sangat tidak tertib, menghalangi dan melawan, lalu dengan keras, sengaja, dan brutal menabrak petugas ICE, yang tampaknya menembaknya untuk membela diri. Berdasarkan klip terlampir, sulit dipercaya dia masih hidup […],” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social.
Ia membagikan ulang sebuah klip berdurasi 13 detik untuk mendukung klaimnya. Dalam klip tersebut, terlihat sebuah SUV berwarna gelap melaju ke arah seorang petugas. Unggahan Trump itu juga diposting ulang dalam bentuk tangkapan layar video di akun Instagram resmi Gedung Putih.
Hasil pemeriksaan fakta DW: Salah
Klaim Trump bahwa Renee Nicole Good menabrak seorang petugas ICE adalah salah. Klip yang dibagikan Presiden AS itu awalnya diposting di kanal Instagram KSTP-TV 5 Eyewitness News.
Jika dicermati secara saksama klip yang dibagikan Trump, yang diposting dalam gerakan lambat, pada penanda waktu detik ke-5, memang bisa muncul kesan bahwa SUV tersebut telah menabrak petugas dan bahwa petugas mulai menembak sesaat kemudian sebagai respons.
Namun, paling lambat pada detik ke-8, terlihat jelas bahwa petugas ICE yang dimaksud berdiri tegak dan menatap kendaraan tersebut saat mobil melaju pergi.
Jika klip tersebut ditonton pada kecepatan normal, terlihat jelas bahwa meskipun SUV itu bergerak, petugas ICE melompat mundur dan tidak tertabrak.
Hal ini bahkan lebih jelas jika kita melihat insiden tersebut dari sudut pandang lain. Video ini, yang direkam oleh seorang saksi mata, diunggah di platform X oleh jurnalis Amerika Max Nesterak. Video tersebut menunjukkan urutan kejadian dengan lebih jelas dibandingkan video yang dibagikan Trump.
Tim DW Fack Check telah menganalisis video ini bingkai demi bingkai.
- Di awal video, terlihat sebuah SUV berwarna merah marun, Honda Pilot, dalam posisi diam dan menyerong melintasi lajur jalan yang tertutup salju. Tim DW Fact Check berhasil mengidentifikasi lokasi persisnya: Portland Avenue di Minneapolis, kira-kira di depan rumah nomor 3328.
- Pada detik ke-9, terlihat dua petugas berseragam dan bermasker mendekati mobil Honda tersebut.
- Pada detik ke-12, salah satu petugas mencoba membuka pintu Honda, tetapi tidak berhasil. Pengemudi kemudian mulai melaju. Ia sempat mundur sebentar, lalu mulai bergerak maju.
- Pada detik ke-14, seorang petugas ketiga terlihat. Wajahnya hanya sebagian tertutup, dan ia berdiri di depan kendaraan dengan senjata di tangannya. Segera setelah itu, ia menembak tiga kali langsung ke arah pengemudi.
- Pada detik ke-15, terlihat bahwa Honda membelok melewati penembak. Ban depan kendaraan diputar ke kanan, menjauhi petugas ICE. Penembak menghindari mobil tersebut saat kendaraan mulai melaju pergi, dan tetap tegak berdiri.
- Pada detik ke-21, terlihat SUV tersebut menabrak sebuah mobil yang terparkir dan berhenti. Penembak berjalan perlahan menuju kendaraan tersebut.
Dengan demikian, klaim Trump bahwa agen ICE tersebut “ditabrak” dapat dibuktikan sebagai salah. Penembak tidak ditabrak oleh perempuan tersebut, dan ia mampu berjalan menuju kendaraan perempuan tersebut setelah melepaskan tembakan. Hal ini juga terlihat jelas dari analisis DW terhadap gambar diam dari video-video tersebut.
Sementara Trump dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengklaim bahwa Renee Nicole Good tewas karena tembakan untuk membela diri, Pemerintah Kota Minneapolis membantah hal ini.
Wali Kota Minneapolis dari Partai Demokrat, Jacob Frey, mengecam keras tindakan agen ICE tersebut dan, setelah menonton sendiri video-video itu, secara tegas menolak penggambaran pembunuhan tersebut sebagai pembelaan diri.
Sang wali kota menuduh badan-badan federal telah memperburuk situasi. Insiden ini saat ini masih dalam penyelidikan.
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman
Diadaptasi oleh Rahka Susanto
Editor: Yuniman Farid