1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
SosialAmerika Latin

Kurir Perempuan Meksiko Tuntut Perlindungan

Aitor Saez
11 September 2025

Di kota Mexico City, Amerika Tengah, kurir perempuan seringkali harus menghadapi situasi berbahaya saat bekerja. Bagaimana solusinya? Simak laporannya.

https://p.dw.com/p/50MAM

Bekerja sebagai pengantar paket makanan di Mexico City sangat berat. Awalnya, pekerjaan seperti ini menarik bagi perempuan. Aplikasi memberikan fleksibilitas untuk memadukan pekerjaan dan mengurus keluarga. Namun sekarang, agar penilaian di aplikasi tetap bagus, mereka terpaksa bekerja sangat lama jika permintaan banyak. Sebagian besar dari mereka, berusaha tidak bekerja di malam hari. Seperti Shaira, yang bercerita kerap mengalami pelecehan seksual dari konsumen.

Di Mexico City, aplikasi seperti Uber memiliki tombol panik yang bisa ditekan pengemudi dalam bahaya. Namun Shaira mengatakan, tombol yang ada sekarang tidak ada gunanya. Dia bercerita, pernah ada kasus seorang pengemudi perempuan dibunuh, dan Uber tidak bersedia memberikan nama penyerangnya. Pengemudi perempuan sudah bertahun-tahun meminta aplikasi Uber untuk menandai zona-zona risiko tinggi sehingga mereka tidak mengantar paket ke sana, tanpa membuat "rating" atau penilaian menjadi buruk.

Namun, menolak pesanan di area berisiko tinggi tetap bisa berujung pada penilaian buruk di aplikasi. Mereka kini menuntut perhatian lebih dan jaminan keamanan dari penyelenggara platform dan pemerintah. Bagaimana solusinya? Simak laporannya.