Kristina Becker
13 Maret 2026Iklan
Sejumlah kapal di Selat Hormuz terancam kehilangan asuransi risiko perang akibat perang AS-Israel dengan Iran. Beberapa kapal disebut tidak bisa mengangkut muatannya, termasuk gas alam cair karena perlindungan ditarik dan tarif diperkirakan naik hingga 100%.
Hingga kini, sejumlah kapal tanker telah diserang dan menewaskan awak kapal. Selain itu, lebih dari 150 kapal yang terjebak kemacetan di sekitar Selat Hormuz berpotensi memicu lonjakan harga gas, minyak, dan berbagai komoditas.