Perang Iran: Indonesia Tawarkan Mediasi
Indonesia menyatakan kesiapannya menjadi mediator untuk memulihkan kondisi keamanan di tengah perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Tawaran itu disambut positif oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Jakarta dalam konferensi pers pada Senin (02/03).
Meski begitu, Boroujerdi menegaskan bahwanegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) saat ini tidak akan ada gunanya. Menurutnya, Washington tidak berkomitmen pada kesepakatan apa pun, terlebih serangan AS-Israel diklaim terjadi justru saat perundingan nuklir masih berlangsung.
Boroujerdi juga menyerukan negara-negara Islam untuk mengecam serangan tersebut dan memberikan dukungan melalui forum internasional seperti OKI dan PBB. Ia menyebut serangan AS-Israel sebagai pelanggaran hukum internasional karena turut menargetkan fasilitas sipil, termasuk sekolah putri di Minab yang menewaskan sekitar 160 siswi.