1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Pakta Integritas Pj Bupati Sorong Diduga Menangkan Ganjar

15 November 2023

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso ditengarai membuat nota kesepahaman dengan Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua Barat untuk memastikan kemenangan Ganjar Pranowo.

https://p.dw.com/p/4Yodv
Pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud Md
Prakta Integritas itu diduga ntuk mencari dukungan dan memberikan kontribusi suara pada pemilihan presiden atau Pilpres 2024 minimal sebesar 60%+1 untuk kemenangan Ganjar Pranowo di Kabupaten SorongFoto: Levie Mulia Wardana/DW

Dokumen diduga pakta integritas yang menyebutkan dukungan Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso untuk kemenangan Ganjar Pranowo di Pemilu 2024 beredar di media sosial.

Dokumen diduga pakta integritas yang menyebutkan dukungan dari Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso untuk kemenangan Ganjar dalam Pemilu 2024 beredar di media sosial. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat (PD) Benny K Harman pun mempertanyakan hal itu.

"Halo Republik. Apakah benar dokumen Pakta Integritas ini? Apakah benar pula orang ini yang kena OTT KPK itu?" tulis Benny melalui akun X-nya, Senin (13/11).

"Mengapa pula ada tanda tangan Kabinda Papua Barat dalam dokumen seperti ini? Ditunjuk jadi penjabat dengan tukar guling politik? Oooh Domine, selamatkan negeri ini. #RakyatMonitor," imbuh Benny.

Ganjar-Mahfud Md di KPU
Dalam pakta integritas itu, tidak disebutkan spesifik tanggal penandatanganan, tetapi hanya terdapat keterangan di Sorong, Agustus 2023. Dokumen itu dibuat oleh Yan Piet Mosso dan diketahui oleh Kepala Badan Intelijen Daerah Papua Barat Brigjen TNI TSP. SilabanFoto: Levie Mulia Wardana/DW

Mahfud berkomentar soal Pakta Integritas

Calon wakil presiden Ganjar Pranowo, Mahfud Md tak banyak komentar terkait pakta integritas tersebut. Menurutnya, pakta integritas itu dikeluarkan bulan Agustus saat belum ada penetapan capres-cawapres.

"Kalau hukumnya di-clear-kan aja itu kan bulan Agustus, belum ada calon-calon resmi kan," papar Mahfud kepada wartawan di iNews Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Mahfud mengatakan pakta integritas itu juga tak melanggar netralitas aparatur sipil negeri(ASN). Namun, Mahfud belum menjelaskan lebih lanjut terkait alasan pakta integritas itu tak melanggar netralitas ASN.

"Nggak juga," kata Mahfud saat menjawab pertanyaan apakah pakta integritas itu melanggar netralitas ASN.

Gedung KPK di Jakarta
Dokumen mengenai pakta integritas itu diduga muncul dalam pengeledahan dari operasi tangkap tangan KPK di SorongFoto: Getty Images/AFP/B. Ismoyo

KPK ikut turun tangan

KPK juga sudah buka suara. Ketua KPK Firli Bahuri memerintahkan anak buahnya untuk mengecek hal itu karena narasi yang beredar menyebut dokumen tersebut ditemukan saat OTT terhadap Yan Piet. Sebelumnya KPK telah menetapkan Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso sebagai tersangka pemberi suap kepada anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Tadi ada pertanyaan terkait dengan temuan pakta integritas. Saya tidak bisa mengatakan apakah itu disita oleh KPK atau tidak karena saya belum tahu itu. Saya kalau tidak tahu saya katakan tidak tahu," kata Firli di kantornya, Kamis (14/11).

Namun Firli mengaku akan memerintahkan jajarannya mengecek hal itu. Sebab, biasanya dokumen-dokumen yang disita KPK saat OTT akan dipaparkan.

"Tapi nanti akan saya cek dari mana rekan-rekan akan dapat itu, apakah ada di KPK atau tidak, nanti Pak Deputi yang bisa melihat dari hasil penggeledahan, penyitaan yang telah dilakukan penyidik KPK atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Penjabat Bupati Sorong," ujar Firli. (detik) rs

 

Baca artikel di: detiknews,

Selengkapnya "Pakta Integritas Pj Bupati Sorong Diduga Menangkan Ganjar, Ini Kata Mahfud"